Skip to main content
Debut Fantastis Ibra bersama Galaxy

Debut Fantastis Ibra bersama Galaxy

Zlatan Ibrahimovic pemain berkebangsaan Swedia ini baru tiba di California  pada  Kamis, dan menjalani debutnya bersama LA Galaxy pada sabtu (31/3/2018) sebagai pemain pengganti di laga Major League Super melawan Los Angeles FC. Ibra berhasil memberikan kemenangan 4-3 bagi  tuan rumah yang tertinggal lebih dulu dengan skor 1-3 walaupun dia hanya bermain kurang lebih 20 menit.

 

Pada laga ini, tim tamu Los Angeles FC tampil mendominasi dan memimpin terlebih dulu lewat gol Vela pada menit ke 5, Vela kembali menggandakan kedudukan menjadi 0-2  pada menit ke 26. Dimana melihat gol kedua ini Ibra yang duduk dibangku cadangan tertunduk  menutup wajah dengan tangannya, keadaan semakin memburuk setelah gol bunuh diri Steres pada awal babak kedua tepatnya di menit ke 48, yang membuat skor menjadi 0-3 untuk keunggulan Los Angeles FC. LA Galaxy sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-3 lewat gol Sebastian Lletget pada menit ke 61.

 

Namun, segalanya berubah setelah Ibra masuk menggantikan Lletget pada menit ke 71,  Pemain berusia 36 tahun yang baru didatangkan dari Manchester United ini seakan memberikan spirit baru buat LA Galaxy, tidak perlu menunggu lama pada menit ke 73 Chris Pontius langsung memperkecil jarak menjadi 2-3, yang kemudian pada menit ke 77 giliran Ibrahimovic membuat publik tuan rumah kembali bergemuruh lewat gol spektakulernya dari jarak 35 meter, skor menjadi 3-3. Pada menit ke 90 Ibra berhasil membalikan keadaan lewat tandukannya yang memanfaatkan umpan silang mantan bek kiri Chelsea Cole, skor menjadi 4-3 untuk tuan rumah hingga wasit meniup peluit tanda akhir laga.

 

Ibrahimovic telah mencetak gol dalam debutnya bersama Manchester United, Paris Saint Germain, Malmo, Barcelona, Inter Milan dan Juventus. “Sejarah saya ketika saya datang ke tim baru, saya selalu mencetak gol di pertandingan pertama, saya tidak ingin mengecewakannya kali ini.” Kata Ibra seperti di kutip dari BBC.

Susunan Pemain:

LA Galaxy:  Bingham, Feltscher, Steres, Skjelvik, Cole, Kitchen, Boateng, Carrasco (Husidic 61’), Pontius (Romney 84’), Lletget (Ibrahimovic 71’), Kamara.

Los Angeles FC: Miller, Moutinho, Ciman, Jakovic, Beitashour, Rossi, Kaye, Feihaber (Blackmon 82’), Blessing (Atuesta 68’), Vela, Urena.

Alvaro Morata Dan Neymar Absen Dari Tim Nasional Spanyol Dan Brazil

Alvaro Morata Dan Neymar Absen Dari Tim Nasional Spanyol Dan Brazil

Beberapa pemain yang tidak bermain bersama tim nasional pada jeda internasional Maret mengaku kecewa. Faktor cedera menjadi alasan beberapa pemain bintang seperti Neymar dan Sergio Aguero absen dari kegiatan latihan bersama tim nasional negara mereka masing – masing. Sedangkan faktor performa yang tengah menurun, kebugaran yang tidak cukup baik atau keinginan manajer mencoba pemain baru juga menjadi alasan beberapa pemain berstatus bintang tidak dipanggil bergabung dengan tim nasional pada jeda internasional di bulan ini.

Alvaro Morata Kecewa Tidak Mendapat Panggilan Bergabung Tim Nasional Spanyol

Seorang Alvaro Morata dikabarkan mengalami kekecewaan setelah dirinya tidak mendapat panggilan untuk menjalani pemusatan latihan bersama tim nasional Spanyol di jeda internasional Maret ini. Tim nasional Spanyol akan menjalani dua pertandingan uji coba pada tanggal 23 dan 27 Maret mendatang. Morata secara mengejutkan tidak masuk ke dalam daftar pemain tim nasional Spanyol yang disiapkan manajer Julen Lopetegui untuk menjalani pertandingan uji coba melawan Jerman dan Argentina. Penyerang Chelsea yang baru saja mengakhiri paceklik gol setelah mencetak sebuah gol ke gawang Leicester City pada perempat final FA Cup lalu mengaku telah kembali menemukan permainan terbaik dan juga kepercayaan diri. Lopetegui ternyata lebih memilih memanggil penyerang Atletico Madrid Diego Costa untuk bergabung dengan skuad yang akan menjalani laga uji coba di Dusseldorf, Jerman dan di kota Madrid. Costa yang absen di paruh pertama musim karena hukuman larangan transfer yang diterima Atletico Madrid telah mencetak 6 gol di 16 pertandingan sejak awal tahun 2018.

Kekecewaan Morata tersebut diungkapkan oleh Marcos Alonso yang merupakan rekan satu timnya di klub Chelsea. Alonso mengatakan bahwa Morata sama sekali tidak senang dengan keputusan Lopetegui tidak memanggilnya untuk ikut pada laga uji coba melawan Jerman dan Argentina di jeda internasional Maret ini. Sementara itu Lopetegui selaku manajer tim nasional Spanyol menyebut faktor kebugaran dan minimnya Morata bermain akhir – akhir ini menjadi alasan dirinya lebih memilih Costa. Morata sempat mengalami cedera punggung dan paceklik gol sejak tanggal 26 Desember sebelum akhirnya mencetak gol pada akhir pekan lalu.

Meski tidak memanggil Morata; Lopetegui menyebut peluang mantan penyerang Juventus dan Real Madrid tersebut masuk ke tim nasional Spanyol di putaran final Piala Dunia 2018 masih sangat terbuka. Sang manajer menyebut keinginan mencoba pemain baru dan faktor performa menjadi alasan dirinya tidak memanggil Morata. Sementara itu Alonso yang untuk pertama kalinya dipanggil tim nasional Spanyol pada jeda internasional Maret mengaku gembira dan mendapat dukungan dari seluruh keluarganya. Hal tersebut tidak mengherankan mengingat kakek dan ayah Alonso merupakan mantan pemain tim nasional Spanyol.

Neymar Tengah Menjalani Pemulihan Paska Operasi

Sementara itu seorang Neymar juga harus absen dari tim nasional Brazil yang akan menjalani pertandingan uji coba melawan Rusia dan Jerman di jeda internasional Maret ini. Penyerang Paris Saint-Germain dan tim nasional Brazil tersebut dikabarkan harus menjalani pemulihan selama 6 pekan sebelum dapat kembali berlatih. Kabar tersebut diutarakan Rodrigo Lasmar yang merupakan dokter tim nasional Brazil yang secara khusus memimpin operasi dan pemulihan bagi Neymar. Penyerang 26 tahun tersebut mengalami patah pada tulang metatarsal kelima pada kaki kanannya pada pertandingan melawan Marseille pada akhir bulan lalu. Cedera yang semula diprediksi hanya retak tersebut ternyata lebih parah dan membutuhkan prosedur operasi untuk mempercepat pemulihannya. Pihak dokter tim nasional Brazil dan dokter klub Paris Saint-Germain bekerja sama dalam proses pemulihan cedera tersebut. Lasmar secara khusus juga membantah jika dirinya sempat berselisih dengan Eric Rolland yang merupakan dokter klub Paris Saint-Germain

Chelsea Bangga Kalahkan Hull City, Tapi Mampukah Barca Ditaklukkan

Chelsea Bangga Kalahkan Hull City, Tapi Mampukah Barca Ditaklukkan

Willian winger Chelsea sangat puas dengan kemenangan timnya. Pertandingan The Blues kontra Hull City berakhir dengan skor empat gol tak berbalas. Laga ini digelar di putaran ke lima kompetisi Piala FA, yang bergulir pada Jumat, 16 Februari 2018. Mampukah Chelsea bermain dengan konsisten di berbagai laga lainnya?

Willian Puas Gunduli Hull City

Bagi Willian kompetisi kala itu berlangsung sangat memuaskan. Keseluruhan tim pun merasakan hal yang sama. Pemain ini bahkan hampir mencetak hattrick, sayang keinginan itu tidak terlaksana dengan baik. Tetapi setidaknya tim sudah menorehkan kemenangan.

Selama ini performa Chelsea memang tidak begitu membanggakan. Sehingga dalam masa sulit, tapi ternyata bisa mengapai kemenangan adalah sebuah kebanggaan tiada tara. Ketika berhsail menang, rasa percaya diri tim pun meningkat sangat drastis. Pekerjaan rumah selanjutnya adalah bagaimana caranya skuat Chelsea tetap bisa bermain konsisten di laga berikutnya.

Saat menjalani pertandingan di Stamford Bridge, The Blues memang terlihat terus melancarkan tekanan. Sejak menit pertama bergulir, penampilan punggawa Chelsea itu sudah sangat terlihat. Kalau dipantau dari statistik di website resmi FA, tim London Biru ini tercatat menguasai bola hingga 56 persen. Sedangkan tim Hull City hanya menguasai bola sebanyak 44 persen saja.

Chelsea memang sangat mendominasi, dan akhirnya The Tigers pun mampu dikalahkan dengan empat gol. Willian menyumbang dua gol pada menit ke 2, dan menit ke 32. Sedangkan gol ketiga dicetak Pedro di menit ke 27. Sedangkan gol pamungkas dikandangkan Olivier Giroud di menit ke 42.

Kemenangan beruntun ini adalah yang pertama bagi skuat Chelsea, pasca didera kekalahan dua kali beruntun. Kekalahan pertama dari Bournemouth dengan skor 0-3. Sedangkan kekalahan kedua dari Watford dengan skor telak 4-1.

Kemenangan manis ini tidak hanya didapatkan dari Hull City. Hasil menang ini pun pernah dipetik oleh Chelsea saat menumbangkan West Bromwich Albion. WBA juga digunduli punggawa London Biru, dengan skor memuaskan 3-0.

Tim Chelsea pun harus sudah bersiap, guna menghadapi partai selanjutnya. Laga seterusnya terbilang sulit, sebab The Blues harus bertemu dengan tim handal, Barcelona. Perseteruan ini akan digelar pada Selasa, 20 Februari 2018 di ajang 16 besar kompetisi Liga Champions.

Barcelona Siap Ladeni Chelsea

Sebelum kontra dengan Chelsea, Barca menerima kabar menggembirakan. Thomas Vermaelen dinyatakan sudah pulih dari cedera yang menderanya. Cedera ototnya memang parah, sehingga dia harus beristirahat lama hingga 24 hari.

Dia sudah ikut berlatih, tapi mungkin dalam waktu dekat belum bisa turun merumput. Namun, kala berhadapan dengan skuat Chelsea, Thomas Vermaelen sudah siap membela Barca. Kondisi baik bagi Barca ini tentunya harus diwaspadai oleh skuat London Biru.

Chelsea Butuh Pengganti Fabregas

Kontribusi Cesc Fabregas sudah merosot bagi Chelsea. Sehingga gelandang terbaik dunia ini harus segera diganti peranannya. Selama karier sepak bolanya, dia pernah perkuat Barcelona, Arsenal, dan Chelsea. Semua gelar pernah diperolehnya, yang membuatnya kaya dengan pengalaman.

Akhir-akhir ini performa Fabregas sudah tidak konsisten. Hal itu membuatnya frustasi, dan tak mampu memberikan kontribusi apapun bagi timnya. Kondisi ini sangat jelas mewajibkan Chelsea untuk mendatangkan pemain baru. Tentunya dia harus tangguh, sepadan dengan kepiawaian Fabregas.

Beberapa nama yang dianggap mampu menyamai kemampuan Fabregas, antara lain Jorginho (SSC Napoli), Thiago Alcantara (Bayern Muenchen), Maco Verrati (PSG), dan Julian weigl (Borussia Dortmund). Manakah yang akhirnya merapat ke Chelsea

Jupp Heynckes kembali latih Bayern Munchen pada Liga Champions musim ini

Jupp Heynckes kembali latih Bayern Munchen pada Liga Champions musim ini

Pria usia 72 tahun ini akani gantikan Carlo Ancelotti setelah Bayern kalah tanpa perlawaanan melawan Paris Saint-Germain di Liga Champios pekan lalu.situasi ini membuat para pemain senior Karl-Heinz Rummenigge dan Uli Hoeness melakukan pemecatan pada pelatih berkembangsaan Itali tersebut.

 

Jupp Heynckes latih Bayern Munchen berharap tak kehilangan feelnya memegang Bayern, pasalnya ia sudah 6 musim istirahat dari dunia kepelatihan. Petinggi Bayern berharap Jupp Heynckes latih Bayern Munchen akan membawa Bayern meraih gelar yang pernah di raihnya pada tahun 2012-2013

 

Absen selama beberpa musim Jupp Heynckes latih Bayern Munchen percaya bahwa sentuhan emasnya belum menghilang Karen aia juga mengikuti perkembangan dunia sepak bola walaupun tidak melatih.

 

Ia mengatakan bahwa, ia mengikuti perkembangan sepak boal dari ia berhenti melatih sampai sekarang, dari liga Inggris sampai Eropa. Saat ini Jupp sedang fokus mengamati Liga Jerman ungkapnya pada konfrensi pers.  Digadang-gadang akan menjadi pelatih tertua di dunia, Jupp Heynckes latih Bayern Munchen masih belum berikan jawaban pasti tentang permintaan Bayern untuk mengisi posisi Carlo Ancelotti.

 

Pensiun melatih meski mendapatkan prestasi gemilang mengantar Bayern mendapat 3 gelar sekaligus pada tahun 2013. Berita kedekatan Jupp Heynckes dengan pihak Bayern Munchen diakui dan bukanlah gosip belaka.

 

Jupp juga mengatakan bahwa, beberapa alasana tidak bisa dipungkiri atas kedekatannya dengan Karl-Heinz Rummenigge dan Uli Hoeness yang juga merupakan mantan pemain yang pernah ia asuh yang kini menjalin persahabatan dan tidak pernah putus sejak Jupp berhenti melatih Bayern Munchen dan berhenti melatih sepak bola.

 

Namun Jup Heynckes menjelaskan bahwa, belum ada kesepakan antara dirinya dan pihak penanggung jawab klub. Ia harus menganalisa, sudah 6 musim berlalu sejak ia memutuskan berhenti melatih Bayern dan kepelatihan sepak bola, memang benar adanya pihak Bayern meminta Jupp untuk kembali mengasuh Bayern hingga musim panas tahun depan, dan  antara Jupp Heynckes sudah melakuakn perbincangan dengan banyak hal, ungkap bekas pelatih pelatih Athletic Bilbao dan mantan pelatih Real Madrid ini.

 

Memiliki masalalu yang luar biasa sebagai pelatih membuat Jupp Heynckes dipercaya untuk kembali melatih Bayern Muchen. Dinilai Bayern sempat meredupkan cahayanya karena tipe kepelatihan Carlo Ancelotti lembek berharap Jupp Heynckes akan mengembalikan cahaya yang sudah lama hilang.

 

Skuat pelatih yang akan dibentuk petinggi Bayern Muchen juga sangat handal, sebaga juru taktik akan ditempati oleh Hoffenheim Julian Nagelsmann mulai musim depan. Hoffenheim Julian Nagelsmann juga berkomentar bahwa ia memiliki ketertarikan menjadi juru taktik baru untu Bayern Muchen karena dekat dengan rumahnya di Kota Munich.

 

Bila Jupp Heynckes latih Bayern Munchen ia akan menjadi pelatih tertua melebihi Roy Hodgson yang baru melatih Crystal Palace, Arsene Wenger bersama Arsenal, Luigi Delneri di Undinese

Alasan Mengapa Mu Bisa Juara Liga Champions

Keberhasilan tim MU saat pertandingan yang telah berlangsung dan bisa menjadi juara pada liga Champions ini tentunya tak lepas dari berbagai alasan yang mampu membuat klub nya mencapai kejuaraan. Tampil kembali pada Liga Champions, tentu saja mampu membuat Manchester United  ingin mengukir prestasi terbaiknya. Terlebih, MU ini telah memiliki sejumlah faktor yang mampu mengantarkan mereka dalam  merebut trofi saat kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut. Nah, berikut adalah beberapa faktor keberhasilan tim MU hingga jadi juara liga Champions.

  1. Manchester United miliki striker kelas dunia

Manchester United memang sudah mendatangkan seorang striker yang bernama Romelu Lukaku yang berasal dari Everton saat bursa transfer di musim panas pada tahun 2017. Seorang striker yang sudah berusia sekitar 24 tahun ini nyatanya memiliki nilai transfer sejumlah 75 juta pound. Selama laga yang sudah berlangsung selama berkompetisi nyatanya dia sudah mampu mencetak 4 gol dari empat laga. Tentunya meskipun harga transfernya terbilang tinggi, namun keahliannya dalam mencetak gol tidak perlu diragukan lagi. Inilah yang menjadi salah satu alasan keberhasilan tim MU bisa jadi juara liga Champions.

  1. Musim yang kedua bagi Mourinho

Pada saat musim yang pertama, manajer darI Manchester  United  memberikan sejumlah kritikan kepada Jose Mourinho.  Kendati demikian, nyatanya Mourinho masih bisa memberikan 3 gelar juara yang membanggakan untuk klub sepak bola MU. Tiga gelar juara tersebut antara lain Piala liga Inggris, Liga Europe maupun Community Shield. Jika kita lihat dari catatan Mourinho di masa yang lalu, sering kali pria asal Portugal ini meraih suatu kesuksesan besar pada musim yang kedua. Sebagai contoh saja saat berada di Inter Milan, pada musim pertama tahun 2008 hingga 2009 ia dianggap telah gagal. Namun pada musim yang kedua nyatanya ia mampu berikan sebuah trofi juara Liga Champions untuk klub Italia.

  1. Memiliki Lini Pertahanan Kokoh

Manchester United memang pernah dapatkan banyak kritikan pada saat Liga Inggris musim tahun 2016 hingga 2017. Salah satu kritikannya tentu saja mengenai produktivitas gol. Klub yang mendapatkan suatu julukan sebagai Setan Merah ini nyatanya sudah mampu mengemas 54 gol di musim tahun lalu. Meskipun demikian, lini pertahanan dari MU ini memang patut dibanggakan di musim lalu. Skuat racikan dari Jose Mourinho ini nyatanya hanya kemasukan 29 gol saja. Bukan hanya itu saja, MU pun tidak terkalahkan di antara bulan Oktober 2016 dan juga Mei 2017.

  1. Hadirnya kembali pemain gelandang Paul Pogba

Ketika telah usia menghabiskan waktunya selama 4 musim bersama Juventus di Intalia, nyatanya Paul Pogba ini mengambil keputusan untuk kembali lagi pada Manchester United di musim tahun 2016. Ia bahkan pernah menyandang status sebagai pemain termahal yang ada di dunia pada musim yang lalu dengan jumlah transfer sebesar 110 juta euro. Pada saat awal Liga Inggris pun ia sudah mampu menunjukkan kualitas yang dimilikinya sebagai jenderal lini tengah dari klub MU. Bukan hanya itu saja, nyatanya dari 3 liga yang berlangsung, ia pun sudah mampu mencetak gol. Pantas saja jika gelar juara liga Champions bisa didapatkan.

Pemain Yang Bisa Direkrut AS Roma Agar Bisa Juara Liga Italia

Wajar saja jika para fans Klub AS Roma sangat was-was dengan dijualnya beberapa pemain kunci mereka dan hanya mendatangkan pemain-pemain baru yang kurang begitu meyakinkan. Di tengah sangat seriusnya Juventus dan juga AC Milan dalam mendatangkan pemain dalam bursa transfer kali ini, Klub AS Roma masih bisa di bilang biasa saja. Pendukung mereka bahkan sangat khawatir dengan performa timnya yang akan menurun di kompetisi musim ini dikarenakan banyak alas an. Diantaranya adalah ditinggal pelatih Luciano Spalletti, Francesco Totti yang pensiun, dan klub juga lebih banyak menjual pemain-pemain kuncinya.

 

Baca Juga : Download Roulette Di Android Playstore

 

Mohamed Salah, Mario Rui, Antonio Rudiger, dan yang paling anyar adalah Kostas Manolas dapat memunculkan perasaan was-was di kalangan para penggemar Klub AS Roma. Terlebih lagi mereka juga harus menjalani pertandingan di babak play-off Liga Champions Eropa. Klub AS Roma sendiri saat ini baru mendatangkan pemain yang terbagi di dalam dua kategori, yaitu pemain bintang tapi bukan pemain besar dan juga pemain muda yang masih sangat kurang pengalaman.

 

Monchi, yang merupakan direktur olahraga papan atas Eropa, tentu saja di harapkan oleh Klub AS Roma bisa memboyong pemain-pemain yang memiliki kualitas baik supaya bisa terus menjaga eksistensi Roma sebagai tim petarung dalam perburuan gelar Liga Italia. Lalu siapa kira-kira pemain yang bisa didatangkan Monchi untuk memuaskan pendukung AS Roma? Berikut beberapa nama yang bisa di datangkan Roa di bursa transfer kali ini.

  1. Riyad Mahrez

Usai musim 2016-2017 selesai, Mahrez mengatakan jika ia ingin sekali untuk meninggalkan timnya, Leicester City. Alasan dia ialah bukannya tak menghormati Leicester, namun karena ia ingin menagih janji manajemen tim yang sebelumnya  meminta supaya dirinya bertahan satu musim, dikarenakan Leicester City mengikuti Liga Champions Eropa.

  1. Kasper Schmeichel

Kasper Schmeichel sudah bermain untuk Leicester City dan berhasil meraih satu title Liga Premier Inggris. Seharusnya dirinya sudah memiliki sebuah alasan yang sangat kuat untuk meninggalkan Leicester City. Tugas dia sudah selesai, dan Leicester tidak akan pernah sama lagi dengan tim yang saat masih dilatih oleh Claudio Ranieri saat juara Liga Inggris musim 2015-2016. Sudah saatnya dirinya mencari petualangan yang baru.

  1. Zlatan Ibrahimovic

Walau usia Ibra sudah menginjak 35 tahun akan tetapi dirinya masih menjadi salah satu penyerang terbaik di dunia sepak bola dengan raihan 28 golnya bersama Manchester United musim lalu.

 

Daniele De Rossi dan Radja Nainggolan saja tidak akan cukup untuk AS Roma, mereka membutuhkan seorang pemain berkarakter seperti Totti, apalagi jika mereka ingin menjuarai Liga Italia. AS Roma bisa saja mendapatkan Ibra dikarenakan sang pemain sendiri berstatus bebas transfer.

Gareth Bale

Bandar Judi Bola Online Juventus Bukan Hanya Paulo Dybala

Paulo Dybala yang tak lain adalah Bandar Judi Bola Online Juventus kini menjadi ancaman yang sangat serius bagi Real Madrid. Kedua tim raksasa ini akan bertemu pada final Liga Champions yang akan diselenggarakan di Millennium Stadium. Keahliannya dalam bermain sepakbola menjadikan Paulo Dybala penyerang Juventus sebagai salah satu pemain andalan dari Juventus, namun selain Paulo Dybala sebetulnya Juventus masih memiliki banyak pemain andalan yang cukup diperhitungkan oleh tim lawan.

 

Salah satu pemain tim Real Madrid yaitu Gareth Bale menyatakan bahwa Paulo Dybala adalah pemain yang benar-benar berkualitas. Sebagai winger Real Madrid, Gareth Bale sudah sedikit banyak mengetahui para pemain Juventus. Bahkan Gareth Bale juga mengatakan bahwa sebaiknya Real Madrid tak hanya fokus pada Paulo Dybala penyerang Juventus ketika nanti bertemu di final Liga Champions karena masih banyak pemain hebat Juventus yang cukup diperhitungkan.

 

Paullo Dybala penyerang Juventus memang memiliki prestai yang sangat cemerlag dalam dunia sepak bola terlebih saat ia telah bergabung dengan Juventus. Penyerang yang berasal dari Argentina ini telah membuktikan kemampuannya dengan tampil sangat gemilang bersama dengan Juventus. Dalam satu musim saja, Paulo Dybala penyerang Juventus ini mampu mencetak gol sebanyak 19 plus sembilan assist dalam 47 pertandingan dari berbagai kompetisi. Berkat prestasinya inilah kini Paulo sering diperhitungkan oleh tim lawan dalam setiap pertandingan.

 

Kontribusi Dybala yang berada di lini depan inilah membuat I Bianconeri mampu mempertahankan posisinya sebagai juara Serie A untuk yang keenam kalinya. Bahkan gelar juara tersebut telah berhasil secara beruntun. Tak hanya itu, prestasi yang lain mampu membawa tim Dybala meraih trofi Coppa Italia. Tentu hal ini akan membuat nama Dybala semakin melambung dan membuat ia semakin menjadi pemain yang sangat diperhitungkan.

 

 

Dalam setiap pertandingan, Dybala sering mencetak gol terbaiknya. Oleh karena itu tak heran jika Paulo Dybala penyerang Juventus seolah menjadi momok bagi Real Madrid yang akan bertemu dalam final Liga Champions. Akan tetapi Gareth Bale merasa bahwa tak hanya Paulo Dybala penyerang Juventus saja yang menjadi ancaman bagi Real Madrid, namun semua pemain yang berada di setiap lini menjadi ancaman yang serius bagi Real Madrid.

 

 

Garet Bale juga menyatakan bahwa tim Juventus merupakan tim yang sangat kuat untuk bertahan dan memiliki pemain penyerang yang sangat berbahaya termasuk salah satunya Paulo Dybala penyerang Juventus. Oleh karena itu Juventus merupakan lawan yang sangat rumit untuk dihadapi sama seperti halnya Real Madrid. Jika dibandingkan sebetulnya kedua tim ini memiliki peluang yang cukup besar untuk memperoleh kemenangan dan mampu meraih trofi Liga Champions. Hal ini didasarkan juga pada hasil 18 pertemuan dalam kompetisi dimana kedua tim ini mampu meraih delapan kemenangan dan skor seimbang dalam dua laga

Gael Clichy tidak akan bersama Manchester city lagi musim depan

Gael Clichy Tidak Akan Bersama Manchester City Lagi Musim Depan

Gael Clinchy hengkang dari klub – Berita terbaru dunia sepak bola datang dari klub Manchester City yang mengabarkan bahwa Gael Clinchy hengkang dari klub akhir musim ini. Memang sudah beberapa waktu lalu beredar rumor mengenai keluarnya bek asal Prancis tersebut. Setelah Clichy keluar dari Manchester City, belum jelas kemana ia akan meneruskan masa depannya.

 

Apakah tetap bermain sepak bola di club lain atau benar-benar berhenti sebagai pemain bola. Hingga saat ini media terus mencari informasi lanjutan dari Clichy terutama informasi mengenai rencananya setelah benar-benar hengkang dari Manchester city.

 

Mengenai berita Gael Clinchy hengkang dari klub Manchester city, ini bukan jadi hal yang mengagetkan. Pasalnya pemain dengan usia 31 tahun ini sudah masuk dalam data sejumlah pemain yang akan dikeluarkan oleh manajer Josep pep Guardiola musim mendatang.

 

Selain usianya yang memang sudah tua, diperkirakan performanya saat bermain dalam pertandingan yang diikuti Manchester City sudah mulai menurun. Sedangkan MC membutuhkan pemain yang masih sangat prima tenaganya guna dapatkan keberhasilan dalam liga pertandingan bergengsi.

 

Dahulunya ia mulai di rekrut dari Arsenal pada tahun 2011. Selama bergabung bersama Manchester City tersebut ia sudah tampil sebanyak 192 kali. Selama 6 tahun bermain bersama MC, ia sudah mengangkat dua gelar Liga primer Inggris. Ini adalah salah satu bentuk pencapaian MC yang sangat baik. Pencapaian ini tentunya tidak lepas dari permainan Clinchy yang berkualitas pada waktu itu.

 

Keputusan Gael Clinchy Hengkang Dari Klub

Gael Clinchy hengkang dari klub – “Sulit, saya tidak yakin mengenai Joe Hart akan di Manchester City musim depan. Saya sendiri juga tidak akan ada disini di musim depan” tegas Clichy seperti yang dilansir Soccerway.

 

Rumor mengenai Gael Clinchy hengkang dari klub ini diperkuat dengan keputusan City yang tidak memperpanjang kontrak poblo Zabaleta. Namun Zaballeta lebih dulu dapatkan laga perpisahan saat menang 3-1 atas West Bromwich Albion, saat akhir pekan lalu.

 

Sepertinya Gael juga akan dapatkan laga perpisahan beberapa saat lagi ketika ia sudah benar-benar resmi hengkang dari Manchester City. Ia patut dapatkan penghargaan yang setimpal atas apa yang telah ia berikan pada klub ini. Jadi meski Gael Clinchy hengkang dari klub tetap saja ia keluar secara hormat sebagai pemain yang membanggakan. Namun demikian bukan berarti tidak membuat Clinchy bersedih, jika diminta untuk tetap bermain bersama Manchester City untuk beberapa tahun tentu ia masih menginginkannya karena bola sudah menjadi bagian dari hidupnya. Jika ia benar-benar keluar dari City, entah kapan lagi ia bisa berlaga dalam pertandingan.

 

Selain Gael Clinchy dan poblo Zabaleta, masih ada beberapa nama lagi yang juga dikabarkan akan hengkang dari club ini seperti Willy Caballero, Yaya Toure, Jesus Navas dan Bacary Sagna. Semua permain tersebut akan kehabisan kontrak pada musim ini dan semua juga belum dapatkan rencana perpanjangan kontrak hingga saat ini.

 

Jadi Gael Clinchy hengkang dari klub tidaklah sendirian bersamaan dengan keempat temannya tersebut. Musim depan sepertinya Manchester City akan melakukan perombakan besar atas sususan pemain mereka. Siapa saja yang nantinya akan memasuki posisi sebagai pengganti pemain yang hengkang tersebut masih belum diketahui.

 

Beberapa pendukung Clinchy tentunya inginkan ia masih bisa bermain sepak bola, namun mengingat usianya yang sudah cukup tua membuat beberapa klub enggan merekrutnya. Seperti yang kita tahu saat ini ada banyak sekali pemain muda yang lebih berkualitas performanya. Apapun nanti keputusannya setelah Gael Clinchy hengkang dari klub, pendukungnya tetap mengharapkan yang terbaik untuk masa depan Clinchy

Arsenal Akan Krisis Striker di Musim Depan

Arsenal Akan Krisis Striker Di Musim Depan

Arsenal krisis striker – Keberadaan Arsenal sebagai tim sepak bola raksasa dunia sudah tidak perlu dipertanyakan lagi dari Sbo88live.com. tim ini telah menjadi salah satu tim hebat dunia yang didukung oleh pemain-pemain yang berkompeten. Bahkan, striker-striker andalannya pun menjadi nilai plus tersendiri bagi Arsenal di mata dunia. Namun kini kabar terbaru menyatakan, bahwa Arsenal krisis striker, ada apa gerangan?

 

Jika memang benar Arsenal krisis striker, maka Arsenal memang sedang berduka. Striker-striker terbaik itulah yang mengangkat popularitas dan prestasi Arsenal. Namun jika strikernya hengkang, maka Arsenal siap-siap untuk meredup.

 

Karena kesuksesan sebuah tim adalah disebabkan oleh kerja sama antar timnya. Baik pelatih maupun tim sukses dari tim tersebut. Yang paling utama adalah bakat yang dimiliki oleh pemain-pemainnya. Sangat sulit mendapatkan pemain yang berbakat. Maka dari itulah, jika ingin selalu eksis, diharuskan memberikan perhatian khusus kepada para pemainnya. Jangan sampai membuat mereka tidak betah dan akhirnya akan hengkang dari tim. Seperti isu Arsenal krisis striker ini.

 

Arsenal yang dikenal sebagai tim sepak bola dunia yang sangat besar akan mengalami keruntuhan jika kedua striker terbaiknya hengkang. Hanya karena kesalahpahaman atau masalah kecil saja, reputasi tim akan rusak karena prestasi yang menurun.

 

Ada alasan atau penyebab tersendiri yang akan mengakibatkan Arsenal krisis striker. Alasan tersebut bisa jadi akan menjadi duri dalam tubuh Arsenal jika tidak segera dituntaskan. Apalagi sampai striker-strikernya akan benar-benar hengkang. Maka akan mengakibatkan kepahitan yang sangat luar biasa.

 

Sebelumnya, Arsenal krisis striker ini diawali dengan hengkangnya Alexis Sanchez. Kemudian Olivier Giroud juga dikabarkan akan hengkang. Padahal keduanya adalah striker andalan Arsenal. Walaupun memang Giroud adalah striker serep, tetapi perannya sangat penting. Giroud akan bermain jika Sanchez berhalangan untuk bermain. Maka dari itulah, Giroud tidak akan mendapatkan jam penuh.

 

Salah satu penyebab Giroud yang benar-benar ingin hengkang dari Arsenal adalah dikarenakan satu alasan, yakni alasan teknis. Di mana Giroud memiliki jam bermain yang lebih sedikit dari Sanchez. Dia ingin mendapatkan jam bermain yang lebih banyak lagi. Namun Arsenal masih belum bisa memenuhinya, nampaknya.

 

Jika ingin mendapatkan jam bermain yang banyak. seharusnya Giroud dijadikan sebagai pemain utama, langsung menggantikan Sanchez. Namun, pada kenyataannya, Giroud masih menjadi pemain cadangan. Sanchez pun masih bermain seperti biasa. Jika Arsenal ingin tetap mempertahankan prestasinya, seharusnya Arsenal menjadikan keduanya striker andalan. Karena dalam satu tim, peran striker-striker sangatlah penting. Jika tidak segera, maka penyesalan lah yang akan didapat.

 

Selain alasan masalah teknis, alasan lain Giroud pergi dari Arsenal sehingga akan menyebabkan Arsenal krisis  striker ini adalah karena dia sudah ditawar oleh tim sepak bola yang lainnya. Ada tim sepak bola yang bernama Olympique Marseille yang sangat tertarik untuk menjadikan Giroud sebagai pemain timnya.

 

Tim Marseille ini adalah tim sepak bola Prancis. Alasan tim ini meminang Giroud adalah untuk membangkitkan kembali reputasi Marseille di Liga Prancis. Mereka percaya akan kemampuan Giroud yang akan membawa mereka ke arah sana. Mereka yakin bahwa timnya akan berkibar lagi di Liga Prancis. Tidak ada yang mustahil dan mereka akan berusaha merebut haru Giroud.

 

Di usianya yang sudah 30 tahun, Giroud tidak pernah pudar pesonanya serta prestasinya sebagai pemain striker. Sehingga akan sangat disayangkan jika Arsenal kehilangan Giroud. Arsenal krisis striker akan benar-benar terjadi

Michy Batshuayi, Tentukan Gelar Juara Chelsea

Michy Batshuayi, Tentukan Gelar Juara Chelsea

Jika kita mengingat Inggris, mungkin salah satu hal yang bisa dihubungkan dengan negara tersebut adalah adanya beberapa tim sepak bola. Bahkan, beberapa tim sepak bola dari negara Ratu Elizabeth tersebut sudah memiliki nama dan terkenal di kancah internasional. Salah satunya dan tak terkecuali juga melibatkan tim sepak bola Chelsea, yang memiliki simbol singa.

 

Michy Batshuayi, Striker The Blues Chelsea

Saat kita membicarakan tim sepak bola Chelsea, di sana pasti terdapat sejumlah nama pemain yang dikenal banyak sekali orang, terutama para penggemarnya. Salah satu dari pemain yang diandalkan oleh tim sepak bola asal Inggris yang satu ini adalah Michy Batshuayi, yang menempati posisi sebagai striker. Apakah Anda sudah pernah mengenal nama yang satu ini?

 

Ya, nama lengkap striker tim sepak bola Chelsea ini adalah Michy Batshuayi Tunga, yang lahir di Belgia pada tanggal 2 Oktober 1993. Ia pernah bermain untuk tim nasional Belgia. Kariernya sendiri sudah dimulai sejak muda, antara lain di tim bernama RVC Evere, RUSA Schaarberk, Brussels, Anderlecht, dan juga Standard Liege. Lalu, ia meneruskan karier senior.

 

Beberapa tim yang pernah dibela oleh striker tim sepak bola Chelsea tersebut antara lain adalah Standard Liege, Marseille, dan terakhir adalah Chelsea, yang dimulai dari tahun 2006. Sebagai informasi tambahan, tinggi badan dari pemain sepak bola yang satu ini adalah 185 cm dan kini mengenakan nomor punggung 23 pada tim yang dibelanya, yaitu The Blues Chelsea.

 

Michy Batshuayi, Tentukan Gelar Juara Chelsea

Michy Batshuayi, striker tim sepak bola Chelsea mengaku bahwa dirinya bangga bisa menjadi pemain yang bisa menentukan gelar juara dari klub sepak bola yang dibelanya. Bagi pemain sepak bola berusia 23 tahun ini, pengalaman tersebut merupakan mimpi yang terwujud menjadi kenyataan.

 

Pada waktu melawan West Brom, tepatnya akhir pekan lalu, tim sepak bola Chelsea berhasil menyabet kemenangan dengan skor 1-0. Dalam laga tersebut, gol tunggal dieksekusi oleh Batshuayi. Kemenangan ini pun akhirnya memastikan juara Liga Inggris pada musim ini berhasil diraih oleh Chelsea.

 

Michy Batshuayi mengatakan bahwa hal tersebut merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Pihaknya mempunyai musim yang fantastis. Mereka sudah bekerja sangat keras, bahkan semua orang sangat senang. Hal yang paling penting, mereka merupakan juara. Hal ini merupakan kesempatan demi mencapai tujuan dan mereka sangat senang telah berhasil.

 

Batshuayi bergabung dengan tim sepak bola Chelsea di awal musim ini. Sejauh ini, dari 25 pertandingan di seluruh kompetisi, ia sudah berhasil menyumbang 6 gol. Hal ini tentu saja bisa membanggakan Chelsea sebagai tim yang dibela oleh pemain asal Belgia ini. bahkan, sebagai pencetak gol pun Batshuayi juga merasa bangga dengan hal yang bisa dicapainya.

 

Ia menyatakan bahwa dirinya merasa sangat senang dapat membantu tim sepak bola Chelsea pada saat momen penting. Ini merupakan musim yang sulit sekali untuknya secara pribadi, namun ia tahu bahwa ini tak akan mudah, karena ini merupakan klub hebat dengan para pemain hebat. Ia sudah bekerja sangat keras dan sekarang memberi kontribusi besar.

 

Tak sampai di sini saja, pencetak gol dari tim sepak bola Chelsea ini juga menyatakan bahwa meski belum banyak bermain, namun ia sudah belajar banyak selama 1 pekan dalam latihan, bahkan kapanpun saat ia mendapat kesempatan untuk bermain, ia memberi yang paling baik.

Download Roulette Di Android Playstore

Download Roulette Di Android Playstore

Kemajuan bidang teknologi membuat para perusahaan judi online yang ikut mengembangkan fasilitas dalam perusahaan tersebut. Kini Judi Online Roulette hadir via Android yang bisa anda buka langsung melalui browser Smartphone anda ataupun anda bisa download langsung aplikasinya di Playstore anda

 

Roulette ini merupakan salah satu dari permainan judi online casino yang sangat menarik dan mudah untuk dimainkan dan tentunya di permainan ini anda akan mendapatkan kesempatan untuk meraih uang hasil kemenangan yang banyak. Permainan ini juga biasa dimainkan oleh orang yang bosan dengan pekerjaan sehari-harinya karena permainan ini adalah permainan yang cocok dimainkan pada saat waktu bersantai.

 

Bermain Judi roulette melalui android sangatlah menarik karena kemudahan bermain secara online yang didukung oleh aplikasi yang sangat ringan dan mudah untuk di pahami sehingga anda dapat mengakses dimanapun dan kapanpun tanpa mengganggu tempat penyimpanan HP Android anda.

 

  Langkah Download Aplikasi Roulette di Playstore

  1. Mendaftarkan Akun Casino Online

Tentunya apabila anda ingin mengikuti sebuah permainan roulette anda harus mempunyai akun terlebih dahulu untuk mengakses permainan roulette ini. Langkah awal yaitu anda harus menjadi Bandar Judi Sbobet untuk mendapatkan akun, apabila anda sudah mendaftarkan diri anda untuk mendapatkan akun, anda bisa langsung log in melalui link yang diberikan oleh agen casino online anda

  1. Pilih jenis permainan Roulette

Setelah anda berhasil masuk ke akun, anda akan disediakan oleh beberapa menu permainan yaitu seperti sportsbook, Games, Financial, Slot Game, Casino Game, Baccarat, Blackjack, Sic Bo, dan Toto draw. Pastikan anda memilih permainan yang anda ingin mainkan yaitu roulette.

  1. Dapatkan Link Download

Apabila anda ingin mendownload aplikasi roulette di smartphone anda, anda bisa menghubungi tempat anda mendaftarkan akun agar bisa mendapatkan link untuk mendownloadnya agar memudahkan anda apabila ingin bermain langsung masuk ke permainan nya

  1. Download di Playstore

Tidak semua Perusahaan judi online dapat mendaftarkan permainan nya ke dalam playstore, Hanya beberapa Perusahaan judi online yang memiliki izin resmi yang dapat mendaftarkan dirinya agar permainannya terdaftar di Playstore, Sbobet adalah salah satu perusahaan judi online resmi yang telah terdaftar di Playstore, Anda bisa mendownloadnya langsung melalui Playstore anda

 

Manfaatkan judi online roulette ini untuk menjadi tempat meraup banyak keuntungan, pastinya tujuan utama anda seluruh bettors di indonesia dalam bermain judi online ini adalah meraup hasil kemenangan dan pastikan agen tempat anda mendaftar adalah agen roulette yang terpercaya, berapapun kemenangan anda wajib dibayar bukan agen yang abal-abal.